Umroh di Bulan Syawal, Kenapa Tidak?

Tegal Corner Info, Wisata

Melaksanakan ibadah umroh merupakan impian bagi umat islam. Banyak yang menjadikan umroh sebagai salah satu tujuan perjalanan ibadah. Bila haji kita dibatasi waktu hanya ada di bulan tertentu namun tidak untuk umroh. Umroh bisa dilakukan setiap saat, setiap hari, setiap bulan atau setiap tahun di kota suci Makkah. Sedangkan ibadah haji hanya bisa dilakukan di bulan Dzulhijjah saja. Dan lokasinya pun ada yang di luar kota Makkah. Jadi bisa kita bayangkan banyaknya jama’ah haji yang akan berkumpul dari seluruh dunia, di satu waktu yang sama.

 

Banyak pilihan waktu umroh yang bisa kita manfaatkan untuk beribadah. Dan bulan Syawal bisa menjadi pilihan kita untuk menentukan keberangkatan ibadah umroh. Bulan Ramadhan adalah puncak kepadatan jama’ah umroh setiap tahunnya. Selain karena mengalir kelimpahan berkah Ramadhan, keistimewaan bila beribadah di masjidil haram menjadi daya tarik berikutnya. Belum lagi bila menjelang 10 hari di akhir Ramadhan. Masya Allah, lautan manusia berkumpul menjadi satu untuk bermunajat dan mendekat pada Robbnya.

Setelah Ramadhan berlalu, bulan Syawal hadir. Hadir melengkapi ketenangan hati saat melewati ujian khas selama bulan Ramadhan. Dan di bulan Syawal-lah area masjidil haram mulai terlihat lengang, sangat lengang dibandingkan bulan Ramadhan. Inilah mengapa banyak orang mengambil kesempatan berumroh di bulan Syawal. Umroh Syawal tak terlalu penuh sesak jama’ah, kesempatan thawaf menjadi lebih leluasa. Tempat-tempat mustajabnya doa pun agak lengang, sehingga kita bisa memanfaatkan waktu berlama-lama untuk beribadah di tempat itu.

Sebut saja Hijr Ismail. Area setengah lingkaran yang menempel pada dinding ka’bah. Ada sebuah riwayat hadist yang menyampaikan bahsa satu ketika Aisyah RA ingin sekali sholat di dalam ka’bah, oleh Rosulullah Aisyah digandeng masuk ke dalam hijr Ismail dan bersabda; Shalatlah engkau di hijr Ismail jika ingin shalat di dalam ka’bah, karena sesungguhnya hijr Ismail merupakan bagian dari baitullah.

umroh bulan syawal
Yang berikutnya adalah multazam, yaitu dinding ka’bah antara hajar aswad dan pntu ka’bah. Makna multazam atau iltizam adalah menempelkan wajah, dada dan melebarkan kedua tangan ke atas seraya berdoa kepada Allah. Tempat untuk menjangkau lokasi ini butuh effort luar biasa karena tempat yang akan dikabulkan bila kita ingin bermunajat padaNya. Tak ada do’a khusus saat berada di sini. Nah, saat bulan Syawal datang, lokasi thowaf mulai terlihat lengang dari pada biasanya, sehingga para jama’ah yang ingin mendekat ke hajar aswad atau area multazam ini jauh lebih mudah mencapainya, insya allah.

Bisa kita bayangkan berapa banyak para jama’ah yang datang dari seluruh penjuru negeri ke lokasi multazam itu. Hanya niat ikhlas, berserah pada Allah atas apa yang terjadi tanpa terbesit niat jelek sedikitpun yang mungkin Allah ridho untuk bisa berada di lokasi-lokasi mustajab itu. Saat kita berangkat menggunakan jasa travel umroh, tentu hal-hal semacam ini akan diingatkan oleh para pembimbing perjalanan ibadah. Jangan sampai sudah perjalanan jauh yang melelahkan, tetapi para jama’ah tak mengerti tempat-tempat mustajabnya doa. Disinilah nanti akan muncul perbedaan dalam proses pelayanan travel umroh.

Tentu mencari travel umroh yang mampu membimbing dan bertanggung jawab terhadap jama’ah lah yang kita butuhkan. Kemampuan mereka dalam melayani para jama’ah dipertaruhkan. Sebut saja travel umroh Royal Indonesia yang mampu memberikan pelayanan umroh terbaik bagi para jama’ah. Pengalaman melayani para tamu Allah ini sudah tak diragukan lagi. Silahkan datang ke kantor utamanya yang berada di The Great Saladin Square jl Margonda raya no 39 Depok. Hubungi bagian pelayanannya untuk mengetahui lebih lanjut di 021 2940 2232.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *